
1.Jenis lapak dan kolongan.
2.Medan dimana kita main.
*Jenis lapak; kita harus memilih merpati yang punya kriteria terbang kencang tinggi,turun kencang sampai bawah dan biasanya posisi 3/4 utk jenis medan lapak.kita menggunakan burung yang diambil atau kekuatan turunnya posisi jam 11 atau 3/4. ada burung yang bisa diambil posisi jam 12 tapi kekuatan turunnya di posisi jam 11,kita harus bisa mangamati dimana kekuatan penuh turun burung kita diposisi jam 11 atau jam 12.untuk jenis lapak burung tdk harus turun diposisi jam12 lain halnya kolongan yang ada batasnya,kalau brg tdk nengkel (turun jam 12paling tdk jam1/2 12) burung tdk akan masuk kolong.perbedaannya adalah dibatas dan tdk ada batasnya.
Baca Selengkapnya »
1.Indukkan jantan maupun betina sama-sama punya trah darah.
2.Dilihat dari segi ciri -ciri burung sudah mempunyai syarat seperti yang diuraikan
3.Jantan maupun betina sudah teruji kerjanya (kriterianya)
4.Gen perempuan banyak menentukan dibanding jantanya 75% adalah gen betina secara umum. Tapi jantanpun juga mendukung untuk menghasilkan bibit2 unggul dan berkwalitas.
5.Jangan diantara jantan dan betinanya satu darah, ini berdasarkan pengalaman kami kalau satu telur ataupun satu darah hasilnya kurang bagus.
6.Kalau bisa anak turunanya yang ke dua yang betina di jodohkan ( dikawinkan ) dengan ayah nya.akan kembali lagi trah dan kerja spt ayahnya.
7.Antara jantan dan betina bagus belum tentu menghasilkan keturunan yang bagus pula, sebelum menjodohkan harus pandai mengamati kerja dianatara jantan dan betinanya dimana kelebihan dan kekurangannya dari kerja ataupun kriterianya.
8.Untuk mencari betina yang bagus kerjanya bisa dilihat dari kerja jantannya yang satu telur.
9.Untuk menghasilkan sifat sifat mental dan kerjanya, lebih baik kalau indukannya sendiri yang mengengkrami telurnya.
KESIMPULAN :
*Faktor utama yang menentukan ternak terletak di betinanya.
*Ternak dikatakan berhasil jika keturunannya melebihi kerja ayahnya.
| Kibar - kibar bendera pujangga | Acara lelang Klik disini >> |